Dalam Quran, sudah sunatullah jika segalanya diciptakan tidak sendirian.
Begitu juga pertemuan,
selalu dipasangkan dengan perpisahan
tidak ada yang kekal.
Sekuat apapun kita menolak,
tetap akan datang juga..
Tetapi WAKTU..
begitu besar kekuatannya
Satu saat kita begitu putus asa, terpuruk, merasa paling malang sedunia
tapi jika kita serahkan saja semua pada waktu,
sebab dengannya, ternyata semua itu akan sembuh dengan sendirinya.
yakinlah..
waktu, ia adalah obat yang terbaik di dunia
resepnya langsung dari Sang Pencipta
Sang Pemilik Waktu..
Tetapi Rabbi, masihkah kami diijinkan bertemu?
Ataukah memang sudah tidak ada kemungkinan bertemu?
Bisakah kali ini kuandalkan lagi waktu Mu?
seperti sebelumya, sebelumnya, dan sebelumnya lagi?